Icon
Mitra Industri SMK Negeri Jenawi
SMK Negeri Jenawi

Informasi Kegiatan Guru

SMK Negeri Jenawi Raih Prestasi Gemilang pada POPDA Kabupaten Karanganyar Cabang Pencak Silat
30 May 2026 Haryanti, S.Pd.
SMK Negeri Jenawi Raih Prestasi Gemilang pada POPDA...
Karanganyar — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SMK Negeri Jenawi dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Karanganyar cabang olahraga pencak silat yang diselenggarakan pada tanggal 19–20 Mei 2026 di GOR Raden Mas Said, Kabupaten Karanganyar. Dalam kompetisi bergengsi tersebut, para atlet SMK Negeri Jenawi berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membawa pulang prestasi yang membanggakan sekolah. Adapun siswa yang berhasil meraih juara yaitu: Randy Ahmad Zahrain berhasil meraih Juara 2 kelas G Putra Maulida Safa Hafizah berhasil meraih Juara 3 kelas B Putri Alisa Putri Salsabila berhasil meraih Juara 3 kelas F Putri Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa siswa SMK Negeri Jenawi tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan vokasi, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga, khususnya pencak silat. Semangat juang, disiplin latihan, dan kerja keras para atlet menjadi kunci utama dalam meraih hasil terbaik di ajang POPDA tahun ini. Kepala sekolah serta seluruh warga sekolah memberikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian para atlet. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki. Ajang POPDA juga menjadi wadah bagi para pelajar untuk mempererat sportivitas, meningkatkan pengalaman bertanding, serta menanamkan semangat kompetitif yang positif di kalangan generasi muda. Dengan slogan “Sekolahnya Juara!”, SMK Negeri Jenawi terus berkomitmen mencetak generasi berprestasi, berkarakter, dan siap bersaing di berbagai bidang
Bersihkan Pura, Jernihkan Hati: Refleksi Jumat Beriman Siswa Hindu SMK Jenawi di Pura Tirta Loka
29 May 2026 Jari Purwanto, S.Pd.H.
Bersihkan Pura, Jernihkan Hati: Refleksi Jumat Beriman Siswa...
Pagi yang penuh berkah menyelimuti SMK Negeri Jenawi pada Jumat (29/5/2026). Bagi siswa Hindu, Jumat Beriman kali ini terasa sangat istimewa. Berbeda dari biasanya yang dilaksanakan di Sanggar Pamujan Puri Saraswati, hari ini mereka berkesempatan melaksanakan sembahyang bersama dan pembinaan rohani di Pura Tirta Loka, Desa Trengguli, Kecamatan Jenawi. Mulai pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, Siswa Hindu didampingi Guru Pendidikan Agama Hindu, Jari Purwanto, S.Pd.H. serta Mas Dwiyanto selaku Pangempon Pura Tirta Loka, mengikuti rangkaian kegiatan yang penuh makna: membersihkan lingkungan Pura, sembahyang bersama, hingga dharma tula (diskusi keagamaan). "Kegiatan ini adalah wujud nyata pembelajaran agama Hindu yang kontekstual. Kami tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga menghidupkan ajaran Tri Hita Karana—harmoni dengan Tuhan, sesama dan lingkungan," ujar Jari Purwanto, S.Pd.H. dengan hangat. Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan sradha dan bhakti siswa kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus membentuk karakter disiplin, jujur, dan bertanggung jawab. Mas Dwiyanto pun mengungkapkan rasa senangnya melihat antusiasme siswa yang datang ke Pura Tirta Loka. "Anak-anak muda seperti merekalah yang akan menjaga kelestarian budaya dan spiritualitas Hindu di masa depan," tuturnya. Keistimewaan kegiatan Jumat Beriman ini terletak pada terciptanya harmoni yang berlangsung secara serentak di lingkungan sekolah. Disaat siswa Hindu beribadah di Pura, siswa beragama Islam melaksanakan sholat Jumat berjamaah dengan khusyuk di halaman sekolah. Sementara itu, siswa Kristen dan Katolik mengadakan doa bersama di Kapel sekolah. Tiga tempat ibadah yang berbeda, tiga ritus yang berjalan damai, namun tetap dalam satu semangat: mendekatkan diri kepada Tuhan menurut keyakinan masing-masing. Inilah potret nyata moderasi beragama yang selama ini menjadi kebanggaan SMK Negeri Jenawi. Kebersamaan dalam keberagaman bukanlah mimpi. Ketika setiap pihak saling menghormati dan diberi ruang untuk menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, maka kedamaian akan tumbuh subur. Ajaran Tat Twam Asi (kamu adalah aku) mengingatkan kita bahwa menghargai sesama adalah menghargai diri sendiri. SMK Negeri Jenawi berharap kegiatan Jumat Beriman ini terus menjadi sarana pembinaan mental dan rohani bagi seluruh siswa. Semoga semangat gotong royong, cinta lingkungan, dan toleransi yang telah ditunjukkan hari ini terus menyala dalam keseharian kita. Teruslah berbuat baik, saling menjaga, dan jadilah generasi berkarakter yang membanggakan.
Menjalin Harmoni dan Sinergi: Capacity Building SMK Negeri Jenawi di Tahura Mangkunagoro I
29 May 2026 Harjanto, S.Kom
Menjalin Harmoni dan Sinergi: Capacity Building SMK Negeri...
KARANGANYAR – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, menyelaraskan visi, serta membangun karakter yang tangguh dan kolaboratif, SMK Negeri Jenawi sukses menyelenggarakan kegiatan Capacity Building. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 25 Mei 2026, mulai pukul 07.00 hingga 14.00 WIB. Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I dipilih sebagai lokasi kegiatan. Suasana alam yang asri, udara pegunungan yang segar, dan deretan pepohonan yang rindang menjadi latar belakang sempurna untuk menyegarkan pikiran sekaligus membakar semangat seluruh warga sekolah. Sinergi Lintas Generasi dan Jurusan Kegiatan ini diikuti oleh seluruh elemen sekolah, mulai dari Kepala Sekolah, jajaran guru, karyawan tata usaha, hingga seluruh murid kelas X dan XI dari semua kompetensi keahlian (jurusan). Kehadiran seluruh lini ini bertujuan untuk melebur sekat, membangun komunikasi yang lebih cair, serta menumbuhkan rasa kekeluargaan yang kuat di lingkungan SMK Negeri Jenawi. Rangkaian Kegiatan yang Seru dan Edukatif Agenda dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan apel pembukaan dan pengondisian peserta. Setelah itu, rangkaian kegiatan mengalir dengan penuh antusiasme: Fun Games & Team Building: Peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok campuran. Mereka ditantang menyelesaikan berbagai permainan ketangkasan yang membutuhkan strategi, komunikasi efektif, kepemimpinan, dan rasa saling percaya. Jelajah Alam (Tracking): Memanfaatkan keindahan Tahura, peserta diajak menyusuri jalur setapak untuk melatih ketahanan fisik sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Refleksi & Komitmen Bersama: Menjelang siang, kegiatan diisi dengan sesi refleksi bersama. Guru, karyawan, dan murid saling berbagi kesan dan memperbarui komitmen untuk membawa SMK Negeri Jenawi menjadi sekolah yang lebih unggul, berprestasi, dan berkarakter. Penutup yang Berkesan Kegiatan ditutup pada pukul 14.00 WIB dengan makan siang bersama, pembagian komparasi hadiah menarik untuk kelompok terbaik, dan sesi foto bersama. "Melalui Capacity Building ini, kita tidak hanya sekadar bersenang-senang di alam bebas. Lebih dari itu, kita sedang menanamkan fondasi kerja sama yang kokoh. Guru, karyawan, dan murid adalah satu kesatuan tim yang harus bergerak selaras demi kemajuan SMK Negeri Jenawi," ungkap Kepala Sekolah dalam sambutan penutupnya. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga SMK Negeri Jenawi kembali ke sekolah dengan semangat baru, energi yang terisi penuh, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan sinergi yang lebih kuat.
Kekompakan Tanpa Batas: Siswa SMKN Jenawi Taklukkan Tantangan "Bersama Pasti Bisa" di Tahura Park
29 May 2026 Kartika Putri
Kekompakan Tanpa Batas: Siswa SMKN Jenawi Taklukkan Tantangan...
JENAWI – Semangat kebersamaan dan kerja tim yang solid terpancar jelas dari raut wajah para siswa SMK Negeri Jenawi. Pada Senin, 25 Mei 2026, mereka sukses menggelar sebuah kegiatan luar ruangan (outbound) yang penuh tantangan bertajuk "Bersama Pasti Bisa". Bertempat di kawasan asri Tahura Park yang terletak di lereng Gunung Lawu, kegiatan ini dirancang khusus untuk menguji sekaligus mengasah ketajaman berpikir dan soliditas para siswa. Tantangan utama dalam kegiatan ini terbilang unik dan menguras strategi, yaitu permainan "Menyeberangi Pulau". Bayangkan saja, sebanyak 20 siswa harus menyeberangi sebuah area yang diibaratkan sebagai pulau seberang. Modal mereka sangat minim: hanya beberapa buah kardus bekas dengan jumlah yang sangat terbatas. Di sinilah ego pribadi harus dikesampingkan; setiap anak wajib saling berpegangan, melangkah seirama, dan memastikan tidak ada satu pun rekan mereka yang "tenggelam" atau keluar dari pembatas. Kegiatan ini bukan sekadar permainan seru-seruan pengisi waktu luang. Lebih dari itu, "Bersama Pasti Bisa" mengemban misi penting untuk membantu, membimbing, dan mengembangkan kemampuan para siswa dalam menghadapi serta memecahkan masalah (problem solving). Melalui keterbatasan kardus yang ada, siswa dituntut untuk berkomunikasi secara efektif, berpikir kritis di bawah tekanan, dan menumbuhkan rasa empati yang tinggi antar sesama teman. Melihat antusiasme dan perjuangan para siswa di lereng Gunung Lawu kemarin, pihak sekolah merasa bangga atas cara mereka menyelesaikan konflik dan hambatan selama simulasi. Keterbatasan sarana bukanlah penghalang, melainkan sebuah pemantik kreativitas. Ketika 20 kepala mampu menyatukan visi dan saling menopang, jembatan sekecil kardus pun terbukti mampu membawa mereka menuju garis akhir dengan selamat. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa SMKN Jenawi dapat membawa pulang pelajaran berharga ini ke dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat kelak. Semoga semangat pantang menyerah dan kekompakan yang telah tertempa di Tahura Park terus menyala dalam jiwa, membuktikan bahwa sesulit apa pun rintangan di masa depan, jika dihadapi bersama, kita pasti bisa!
Perkuat disiplin melalui Sosio Kultur Capasity Building bersama SMK Negeri Jenawi
29 May 2026 Nirwana Puji Astuti,S.E.
Perkuat disiplin melalui Sosio Kultur Capasity Building bersama...
Sosio Kultural Capacity Building SMK Negeri Jenawi Kegiatan Sosio Kultural Capacity Building dilaksanakan oleh seluruh warga SMK Negeri Jenawi yang terdiri atas guru, karyawan, dan seluruh siswa. Kegiatan ini bertempat di Taman Hutan Raya KGPAA Mangkunegoro I. Dengan suasana alam yang sejuk dan kondusif, kegiatan dirancang untuk memperkuat hubungan sosial, membangun karakter positif, serta meningkatkan kapasitas individu dan kelompok dalam lingkungan sekolah. Rangkaian kegiatan meliputi sarapan bersama, olahraga, latihan fisik, dan berbagai permainan yang mengedepankan kerja sama tim. Tujuan utama pelaksanaan kegiatan ini adalah membangun dan memperkuat hubungan harmonis antara guru, karyawan, dan siswa sebagai satu keluarga besar SMK Negeri Jenawi. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, komunikasi yang efektif, serta kemampuan bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan. Melalui interaksi yang lebih dekat di luar lingkungan kelas, diharapkan tercipta budaya sekolah yang positif dan saling mendukung. Pelaksanaan kegiatan memberikan berbagai manfaat bagi seluruh peserta. Bagi siswa, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan beradaptasi, serta keterampilan sosial. Bagi guru dan karyawan, kegiatan ini dapat mempererat koordinasi dan kerja sama dalam menjalankan tugas sehari-hari. Secara keseluruhan, kegiatan ini mampu menciptakan suasana kebersamaan, meningkatkan semangat kerja, serta memperkuat rasa memiliki terhadap sekolah. Rangkaian kegiatan diawali dengan sarapan bersama yang menjadi momen membangun keakraban antarpeserta. Setelah itu dilanjutkan dengan olahraga bersama untuk menjaga kebugaran jasmani dan meningkatkan semangat. Kegiatan latihan fisik dirancang untuk melatih ketahanan, kedisiplinan, dan kekompakan peserta. Selanjutnya, berbagai permainan kelompok (game) dilaksanakan sebagai sarana melatih komunikasi, strategi, kerja sama, dan kemampuan memecahkan masalah secara kolaboratif. Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti perbedaan usia, karakter, kondisi fisik, dan tingkat partisipasi peserta. Selain itu, koordinasi dalam jumlah peserta yang besar memerlukan pengaturan yang baik agar seluruh kegiatan dapat berjalan sesuai jadwal. Namun demikian, tantangan tersebut dapat diatasi melalui kerja sama panitia, dukungan seluruh peserta, serta komunikasi yang efektif selama kegiatan berlangsung. Hasil yang diperoleh setelah kegiatan berlangsung menunjukkan adanya peningkatan interaksi positif antara guru, karyawan, dan siswa. Peserta tampak lebih akrab, terbuka, dan mampu bekerja sama dengan lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kegiatan juga berhasil meningkatkan semangat kebersamaan, rasa saling menghargai, serta kepedulian antarwarga sekolah. Melalui pengalaman bersama dalam berbagai aktivitas, peserta memperoleh pembelajaran yang berharga mengenai pentingnya kolaborasi dan solidaritas. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan setelah kegiatan, secara umum pelaksanaan Sosio Kultural Capacity Building berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Peserta memberikan respons positif terhadap seluruh rangkaian kegiatan dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Ke depan, diperlukan pengelolaan waktu yang lebih optimal, variasi kegiatan yang lebih beragam, serta peningkatan fasilitas pendukung agar manfaat yang diperoleh peserta dapat semakin maksimal. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun budaya sekolah yang kuat, harmonis, dan berkarakter.
Sosio Kultural Capacity Building SMK N Jenawi: Bangun Karakter dan Kebersamaan Melalui Outbond
28 May 2026 Dyah Saptorini, S.Pd
Sosio Kultural Capacity Building SMK N Jenawi: Bangun...
SMK Negeri Jenawi kembali menyelenggarakan kegiatan positif dan inspiratif bagi seluruh warga sekolah melalui kegiatan Sosio Kultural Capacity Building yang dilaksanakan pada Minggu, 25 Mei 2026 di Tahura KGPAA Mangkunagoro I. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk outbond edukatif yang melibatkan seluruh siswa kelas X semua jurusan, siswa kelas XI jurusan TKJ dan TKR, serta seluruh guru dan karyawan sekolah. Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan antusiasme tampak sejak awal kegiatan dimulai. Menumbuhkan Karakter Positif dan Kerja Sama Kegiatan Sosio Kultural Capacity Building bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari bullying. Melalui berbagai aktivitas kelompok, peserta diajak untuk membangun kerja sama, meningkatkan kedisiplinan, serta menanamkan nilai-nilai karakter positif dalam kehidupan sehari-hari. Selain menjadi sarana rekreasi dan penyegaran, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta agar lebih mengenal pentingnya toleransi, komunikasi, dan kekompakan antar teman maupun warga sekolah. Belajar Melalui Pengalaman Langsung Kegiatan berlangsung dengan metode experiential learning, yaitu proses belajar melalui pengalaman langsung. Para peserta mengikuti berbagai permainan dan tantangan kelompok yang seru, menarik, dan penuh makna. Melalui game-game edukatif tersebut, peserta belajar untuk saling percaya, bekerja sama dalam tim, melatih kepemimpinan, serta meningkatkan rasa tanggung jawab. Keceriaan dan semangat kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung, menjadikan acara ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Mewujudkan Sekolah yang Harmonis dan Berkarakter Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat semakin mempererat hubungan sosial, menumbuhkan rasa saling menghargai, serta bersama-sama menciptakan budaya sekolah yang positif, harmonis, dan berkarakter. Kegiatan Sosio Kultural Capacity Building menjadi salah satu bentuk komitmen SMK Negeri Jenawi dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik yang disiplin, peduli, dan mampu bekerja sama di berbagai situasi.
Cosiokultural Capacity Building SMKN Jenawi 2026: Membangun Karakter, Kebersamaan, dan Semangat Disiplin
28 May 2026 Nunuk Purnawati,S.Pd
Cosiokultural Capacity Building SMKN Jenawi 2026: Membangun Karakter,...
SMKN Jenawi kembali menggelar kegiatan inspiratif bertajuk Cosiokultural Capacity Building yang dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2026 di Lapangan Mangkunegaran Tahura, Kecamatan Ngargoyoso. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa SMKN Jenawi bersama para guru, karyawan, dan staf sekolah dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Dengan nuansa alam yang sejuk dan mendukung, kegiatan berlangsung meriah serta menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarwarga sekolah. Melalui kegiatan ini, SMKN Jenawi berupaya membentuk karakter siswa yang lebih kuat, disiplin, dan mampu bekerja sama dengan baik dalam berbagai situasi. Berbagai aktivitas yang dilakukan selama kegiatan tidak hanya menghadirkan keseruan, tetapi juga mengajarkan nilai tanggung jawab, kekompakan, dan kepedulian terhadap sesama. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara dari awal hingga akhir. Kegiatan Cosiokultural Capacity Building ini dikoordinatori oleh Ibu Nunuk Purnawati, S.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN Jenawi. Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari seluruh pihak sekolah, kegiatan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan menyenangkan. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta dalam memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh siswa SMKN Jenawi dapat terus mengembangkan sikap disiplin, semangat kerja sama, dan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat. Semangat kebersamaan yang tercipta menjadi bekal penting untuk membangun generasi yang tangguh, berprestasi, dan berakhlak baik. Terima kasih kepada seluruh panitia, guru, staf, dan siswa yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan sukses dan penuh makna. Semoga kegiatan positif seperti ini terus membawa semangat baru bagi keluarga besar SMKN Jenawi.
Idul Adha, Momentum Menanamkan Toleransi dan Memperkuat Nilai Keagamaan di SMK Negeri Jenawi
27 May 2026 Haryanti, S.Pd.
Idul Adha, Momentum Menanamkan Toleransi dan Memperkuat Nilai...
Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momentum penting bagi keluarga besar SMK Negeri Jenawi dalam menanamkan nilai toleransi, kepedulian, serta pemahaman agama kepada para siswa. Melalui peringatan hari besar keagamaan ini, peserta didik diajak memahami makna pengorbanan, keikhlasan, dan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari. Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda. Nilai-nilai yang terkandung dalam kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS memberikan pelajaran tentang ketaatan kepada Tuhan, kesabaran, serta pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama manusia. Di lingkungan sekolah, semangat Idul Adha diwujudkan melalui penguatan nilai toleransi dan saling menghormati antarwarga sekolah. Siswa diajak memahami bahwa keberagaman merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat sehingga sikap menghargai perbedaan harus terus ditanamkan sejak dini. Lingkungan sekolah yang harmonis akan tercipta apabila seluruh siswa mampu menjaga sikap saling menghormati dan peduli terhadap sesama. Meskipun pada tahun ini SMK Negeri Jenawi tidak menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan kurban di sekolah, hal tersebut tidak mengurangi makna dan hikmah Idul Adha bagi para siswa. Kebijakan tersebut menyesuaikan aturan sekolah yang menerapkan program zero rupiah atau tidak diperkenankan melakukan pungutan biaya kepada siswa maupun wali murid. Namun demikian, nilai-nilai Idul Adha tetap dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap sederhana, seperti membantu teman, menghargai perbedaan, bersikap ikhlas, dan menumbuhkan rasa empati kepada orang lain. Guru juga terus memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya menjaga toleransi, memperkuat nilai agama, dan membangun karakter positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Melalui momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H, SMK Negeri Jenawi berharap para siswa mampu menjadi generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki sikap religius, toleran, serta berakhlak baik dalam kehidupan bermasyarakat.
“Mengukir Inspirasi, Menebar Inovasi” FPGL PGRI Jawa Tengah Gelar Pelatihan Penulisan Best Practice bagi Guru se-Jawa Tengah
27 May 2026 Haryanti, S.Pd.
“Mengukir Inspirasi, Menebar Inovasi” FPGL PGRI Jawa Tengah...
Pelatihan Penulisan Best Practice yang diselenggarakan oleh Forum Pena Guru Literasi (FPGL) PGRI Jawa Tengah Masa Bakti XXIII Tahun 2026 berlangsung dengan penuh antusias di Gedung 2 PGRI Semarang, Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan ini dihadiri perwakilan guru jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Kegiatan tersebut menjadi sarana peningkatan kompetensi guru dalam menulis karya best practice yang inspiratif, kreatif, dan bermanfaat bagi dunia pendidikan. Para peserta mendapatkan materi mengenai teknik penulisan pengalaman terbaik dalam pembelajaran, penyusunan karya ilmiah populer, hingga strategi publikasi karya pendidikan yang berkualitas. Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta tampak aktif berdiskusi, bertukar ide, serta berbagi pengalaman mengajar yang telah diterapkan di sekolah masing-masing. Melalui kegiatan ini, para guru didorong untuk mampu mendokumentasikan praktik-praktik baik sebagai bentuk refleksi dan kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan. Narasumber yang hadir memberikan motivasi kepada peserta agar budaya literasi dan menulis terus tumbuh di kalangan pendidik. Guru diharapkan tidak hanya menjadi pengajar di ruang kelas, tetapi juga mampu menjadi penulis inspiratif yang dapat menyebarkan inovasi pembelajaran kepada masyarakat luas. Pelatihan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen FPGL PGRI Jawa Tengah dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru di era pendidikan modern. Dengan semangat kolaborasi dan literasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan karya-karya best practice yang dapat menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan Indonesia.