Icon
Mitra Industri SMK Negeri Jenawi
SMK Negeri Jenawi

Informasi Kegiatan Guru

MKN Jenawi Dampingi Siswa Penerima PIP Membuka Rekening SimPel di Bank BNI
31 Jul 2026 Muhamad Dwi
MKN Jenawi Dampingi Siswa Penerima PIP Membuka Rekening...
Jenawi, 10 Juni 2026 – SMKN Jenawi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung akses pendidikan bagi seluruh peserta didik melalui kegiatan pendampingan pembukaan rekening Program Indonesia Pintar (PIP). Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026, bertempat di Kantor Bank BNI Cabang Sukowati Sragen, dan diikuti oleh 20 siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Pendampingan ini bertujuan untuk membantu siswa dalam proses pembukaan rekening sekaligus pengambilan buku tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) sebagai sarana penyaluran dana bantuan PIP. Dengan adanya pendampingan dari pihak sekolah, diharapkan seluruh proses administrasi dapat berjalan dengan tertib, mudah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sejak tiba di lokasi, para siswa mengikuti setiap tahapan pembukaan rekening dengan tertib. Didampingi oleh guru dan petugas Bank BNI, siswa memperoleh arahan mengenai prosedur pembukaan rekening, verifikasi data, hingga tata cara penggunaan buku tabungan SimPel. Pendampingan ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal pentingnya memiliki rekening tabungan sebagai langkah awal dalam membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bijak. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan kondusif. Seluruh siswa yang hadir berhasil menyelesaikan proses pembukaan rekening dan menerima buku tabungan SimPel masing-masing. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara SMKN Jenawi dengan Bank BNI Cabang Sukowati Sragen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik penerima bantuan pendidikan. Melalui kegiatan pendampingan ini, SMKN Jenawi berharap penyaluran dana Program Indonesia Pintar dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi siswa dalam menunjang kebutuhan pendidikan mereka. Semoga bantuan yang diterima menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus belajar, mengembangkan potensi, serta meraih prestasi demi mewujudkan masa depan yang lebih baik.
Lima Guru dari Jenawi Ikuti Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) 2026 di SMK Negeri 2 Semarang dengan Semangat dan Optimisme
31 Jul 2026 Agus Sutrisno
Lima Guru dari Jenawi Ikuti Seleksi Bakal Calon...
Lima Guru dari Jenawi Ikuti Seleksi BCKS 2026 di SMK Negeri 2 Semarang dengan Semangat dan Optimisme Pada hari Kamis, 30 Juli 2026, telah dilaksanakan Seleksi BCKS 2026 yang bertempat di SMK Negeri 2 Semarang, salah satu sekolah kejuruan unggulan di Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah sebagai bagian dari proses seleksi untuk menjaring sumber daya pendidik yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan. Dari Kecamatan Jenawi, hadir lima orang peserta yang mengikuti seleksi dengan penuh semangat dan optimisme, yaitu: Agus Sutrisno Kristyanto Handoyo Putro Sutarna Ernawati Nawangsih Nunuk Purnawati Keikutsertaan kelima peserta tersebut menjadi bukti nyata komitmen insan pendidikan dari Jenawi dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas diri. Dengan persiapan yang matang dan semangat pantang menyerah, mereka mengikuti setiap tahapan seleksi secara sungguh-sungguh. Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman berharga bagi para peserta, tetapi juga mampu memberikan motivasi bagi rekan-rekan guru lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani mengikuti berbagai program pengembangan karier. Semoga seluruh peserta dari Jenawi diberikan hasil terbaik, memperoleh kelancaran dalam setiap proses seleksi, serta mampu mengharumkan nama daerah dan instansi masing-masing. Semangat belajar, berkembang, dan berprestasi menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan Indonesia yang semakin berkualitas.
Bangun Keterbukaan dan Karakter Siswa, SMKN Jenawi Gelar Agenda Pembinaan Guru Wali
31 Jul 2026 Wijanarko
Bangun Keterbukaan dan Karakter Siswa, SMKN Jenawi Gelar...
Karanganyar— Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai lingkungan SMKN Jenawi pada Jumat (31/7/2026) siang. Tepat pukul 07.00 WIB, sekolah menggelar agenda rutin Pembinaan Guru Wali, sebuah wadah interaktif yang dirancang untuk mempererat komunikasi serta memantau perkembangan peserta didik secara menyeluruh. ​Salah satu guru wali, Wijanarko, S.Pd., terlihat mendampingi langsung para murid asuhannya. Dalam ruang diskusi yang cair, ia mengajak para siswa untuk saling berbagi cerita mengenai kondisi terkini, kendala dalam pembelajaran, hingga perkembangan pribadi yang sedang mereka jalani. ​"Pendekatan ini bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan bentuk pendampingan personal. Melalui sesi berbagi ini, kami ingin memastikan para siswa merasa didengar dan didukung, baik dalam aspek akademik maupun emosional," ujar Wijanarko di sela-sela kegiatan. ​Menurutnya, peran guru wali di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sangat krusial. Selain mengawal kesiapan keterampilan kejuruan siswa, guru wali juga bertindak sebagai pembimbing karakter dan tempat berdiskusi saat murid menghadapi hambatan selama proses belajar. ​Para murid menyambut positif agenda pendampingan ini. Ruang dialog yang terbuka membuat mereka tak canggung menyampaikan gagasan, keluh kesah, maupun pencapaian kecil yang telah mereka raih. ​Melalui kegiatan pembinaan yang berkelanjutan ini, SMKN Jenawi berkomitmen untuk terus mewujudkan ekosistem sekolah yang adaptif dan inklusif. Pendekatan berbasis empati ini diharapkan dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki mental yang tangguh dan karakter yang kuat.
Bentuk Karakter Tangguh dan Siap Kerja, SMKN Jenawi Gelar Apel Ketarunaan untuk Siswa Kelas X
30 Jul 2026 Dyah Saptorini, S.Pd
Bentuk Karakter Tangguh dan Siap Kerja, SMKN Jenawi...
SMKN JENAWI — Kamis, 30 Juli 2026. Dalam upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan berdisiplin tinggi, SMKN Jenawi menggelar kegiatan Apel Ketarunaan yang berlokasi di halaman utama SMKN Jenawi, kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas X semua jurusan. Apel Ketarunaan menjadi salah satu agenda penting sekolah dalam membina kedisiplinan serta mental para peserta didik sejak awal masa persekolahan. Rangkaian Kegiatan yang Tertib dan Khidmat Kegiatan diawali dengan persiapan baris-berbaris untuk melatih kerapian serta konsentrasi peserta. Petugas dan panitia juga melakukan pengecekan kesiapan serta kehadiran para siswa guna memastikan seluruh peserta dalam kondisi siap mengikuti jalannya acara. Setelah barisan tertata rapi dan presisi, acara dilanjutkan dengan penyampaian arahan dari pimpinan apel. Dalam sesi ini, diberikan pembinaan mental dan karakter, penyampaian informasi penting sekolah, serta dorongan motivasi bagi seluruh taruna-taruni muda SMKN Jenawi. Tujuan dan Harapan Kegiatan Melalui Apel Ketarunaan ini, sekolah berkomitmen untuk mencapai beberapa poin pembinaan penting, di antaranya: Kedisiplinan & Tanggung Jawab: Membiasakan siswa untuk selalu tepat waktu, rapi, dan bertanggung jawab atas tugasnya. Kepemimpinan & Kerja Sama: Melatih jiwa leadership serta kemampuan berkolaborasi dalam kelompok. Wawasan Kebangsaan: Menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan rasa cinta tanah air. Kesiapan Mental & Fisik: Mempersiapkan karakter yang tangguh untuk menghadapi tantangan di dunia kerja maupun instansi kedinasan kelak. "Melalui pembiasaan disiplin dan pembentukan karakter sejak dini, diharapkan siswa-siswi kelas X SMKN Jenawi mampu tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, pantang menyerah, dan siap bersaing di dunia kerja."
Mengintip Rahasia Bisnis Teh Gambyong: Siswa SMK N Jenawi Belajar Produksi hingga Pemasaran di Kemuning
30 Jul 2026 Wijanarko
Mengintip Rahasia Bisnis Teh Gambyong: Siswa SMK N...
KARANGANYAR — Pembelajaran kewirausahaan bagi siswa SMK tidak lagi sebatas teori di dalam ruang kelas. Guna mengasah mental dan keterampilan wirausaha secara nyata, siswa kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga 1 (AKL1) SMK Negeri Jenawi menggelar kegiatan observasi lapangan ke sentra produksi Teh Gambyong yang berlokasi di Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar. ​Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mata pelajaran Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan (KIK) ini mendapuk Wijanarko, S.Pd. selaku guru pembimbing. Langkah ini diambil untuk memberikan pengalaman belajar berbasis praktik (experiential learning) secara langsung dari para pelaku usaha lokal. ​Sejak awal kedatangan, para siswa menyimak dengan antusias seluruh tahapan pembuatan teh. Mereka diajak melihat dan mengamati secara cermat proses pengolahan daun teh segar hingga menjadi produk olahan bernilai jual tinggi. Tidak berhenti pada pengamatan pasif, para siswa juga diberi kesempatan untuk berpartisipasi langsung dalam proses pengemasan (packing), sehingga mereka memahami pentingnya standar kualitas dan ketelitian dalam penyajian produk. ​Puncak kegiatan diisi dengan sesi wawancara interaktif antara siswa dan pengelola Teh Gambyong. Berbagai topik krusial dikupas tuntas, mulai dari teknik pemilihan bahan baku, efisiensi rantai produksi, hingga strategi pemasaran—baik secara konvensional maupun digital—guna menembus pasar yang lebih luas. ​Guru pembimbing KIK SMK N Jenawi, Wijanarko, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan luar kelas ini sengaja dirancang agar para siswa memiliki gambaran riil mengenai dinamika dunia usaha. ​"Kami ingin para siswa tidak hanya menguasai pencatatan keuangan di atas kertas, tetapi juga memahami proses bisnis dari hulu ke hilir. Melalui observasi Teh Gambyong ini, mereka bisa melihat langsung bagaimana inovasi produk dan strategi pemasaran saling berkaitan dalam menjaga keberlangsungan sebuah usaha," ujar Wijanarko. ​Melalui kunjungan edukatif ini, para siswa kelas XI AKL1 SMK N Jenawi diharapkan tidak hanya mendapatkan wawasan praktis mengenai manajemen produksi dan pemasaran, tetapi juga termotivasi untuk menumbuhkan jiwa wirausaha yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di masa depan.
Guru Agama Hindu SMKN Jenawi Perdalam Ilmu dalam Workshop Kurikulum Nasional Berbasis Pembelajaran Mendalam di Karanganyar
30 Jul 2026 Jari Purwanto, S.Pd.H.
Guru Agama Hindu SMKN Jenawi Perdalam Ilmu dalam...
Karanganyar (28/07/2026) – Semangat peningkatan mutu pendidikan kembali menyala di Kabupaten Karanganyar. Pada Selasa, 28 Juli 2026, puluhan guru Pendidikan Agama Hindu dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk Jari Purwanto, S.Pd.H. yang merupakan guru aktif dari SMKN Jenawi, berkumpul dengan penuh antusiasme di Aula Rumah Makan D'Sani, Ngargoyoso. Mereka hadir untuk mengikuti Workshop Implementasi Kurikulum Nasional Berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi para pendidik, khususnya perwakilan dari SMKN Jenawi, untuk menggali strategi baru dalam menciptakan proses belajar mengajar yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menyentuh jiwa peserta didik. Bertindak selaku pembuka acara, Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, H. Muhammad Rusdiyanto, S.E., S.Pd.I, M.A.P., secara resmi membuka workshop dengan penuh semangat. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran aktif guru dalam memaksimalkan pelayanan pendidikan. Usai pembukaan, para peserta langsung disuguhi materi berharga bertajuk “Teknik Pembuatan LKPD” yang disampaikan oleh Dr. Trimo, S.Pd., M.Pd. dari STAH Jawa Dwipa Klaten. Sesi berikutnya menghadirkan Eko Pujianto, S.Ag, M.Pd. selaku Pembimas Hindu Provinsi Jawa Tengah, yang mengupas tuntas tentang “Optimalisasi Tupoksi dan Peran Guru Agama Hindu” di era kurikulum nasional saat ini. Kehadiran Sartono, S.Ag., M.Pd.H. (Ketua KKG) dan Dwi Maryani, S.Ag. (Ketua MGMP) turut memeriahkan diskusi yang berlangsung interaktif sepanjang hari. Workshop ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi profesional, pedagogik, serta inovasi guru dalam mengimplementasikan kurikulum melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam yang menekankan tiga pilar utama: pembelajaran berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). Pendekatan holistik ini mengintegrasikan olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara seimbang. Bagi Jari Purwanto, S.Pd.H. dan rekan-rekan guru lainnya, momen ini menjadi ruang refleksi untuk mengevaluasi metode pengajaran yang selama ini diterapkan. Mereka diajak untuk tidak sekadar mentransfer pengetahuan, melainkan merancang pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan karakter kuat dan kompetensi unggul pada setiap siswa, sesuai dengan profil lulusan yang diharapkan dalam Kurikulum Nasional. Ada pesan mendalam yang terpetik dari gelaran workshop ini: menjadi guru adalah panggilan untuk menyalakan lentera, bukan sekadar mengisi bejana. Di balik setiap Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dirancang dan setiap materi yang disampaikan, tersimpan amanat mulia untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga kaya spiritual dan luhur budi pekertinya. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh guru Agama Hindu di Karanganyar, termasuk dedikasi luar biasa dari perwakilan SMKN Jenawi, adalah bukti nyata bahwa pendidikan adalah gerakan kolektif yang terus bergerak maju. Ke depan, SMKN Jenawi dan seluruh sekolah di Kabupaten Karanganyar berharap agar ilmu yang telah diperoleh dapat segera diaplikasikan di dalam kelas, melahirkan suasana belajar yang menggembirakan dan penuh makna.
Langkah Mantap Menuju Kepemimpinan Masa Depan: Pendidik SMKN Jenawi Ikuti Seleksi CAT Bakal Calon Kepala Sekolah 2026
30 Jul 2026 Eko Mei Shodiq Sri Saputro, S.Kom
Langkah Mantap Menuju Kepemimpinan Masa Depan: Pendidik SMKN...
SMKN JENAWI — Dunia pendidikan terus bergerak dinamis menuntut lahirnya sosok-sosok pemimpin yang visioner, berintegritas, dan berdedikasi tinggi. Dalam upaya mencetak kepemimpinan sekolah yang berkualitas dan berdaya saing, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah melalui Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menyelenggarakan tahapan penting dalam Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Tahun 2026, yakni ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT). Kegiatan seleksi CAT ini merupakan tindak lanjut dari hasil Seleksi Administrasi BCKS Tahun 2026 yang telah dilaksanakan secara cermat di tingkat Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I hingga XII se-Jawa Tengah. Para peserta yang melangkah ke tahap ini adalah para pendidik terpilih yang telah memenuhi kualifikasi administratif secara ketat, siap untuk diuji kompetensi dasar dan manajerialnya secara objektif. SMKN Jenawi turut ambil bagian secara aktif dalam agenda strategis ini dengan mengirimkan delapan tenaga pendidik terbaiknya. Keikutsertaan para guru ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mendorong pengembangan karier serta regenerasi kepemimpinan pendidikan. Para pendidik SMKN Jenawi yang berjuang dalam seleksi ini adalah: 1. Agus Sutrisno, S.Pd (Guru Olahraga) 2. Ernawati Nawangsih, S.Pd (Guru IPAS) 3. Nunuk Purnawati, S.Pd (Guru Matematika) 4. Kristyanto H.P ( Guru Kompetensi Keahlian TKJ) 5. Sutarna (Guru Kompetensi Keahlian TKRO) 6. Wijanarko, S.Pd (Guru KIK) 7. Setyo Purnomo, S.Pd (Guru KIK) 8. Eko Mei Shodiq S.S, S.Kom (Guru Kompetensi Keahlian TKJ) Pelaksanaan tes CAT ini dipusatkan di lokasi SMKN 6 Surakarta, yang beralamat di Jalan Adi Sucipto No. 38, Kerten, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Pelaksanaan tahap awal dimulai pada hari Sabtu, 25 Juli 2026 sesi pertama tes di LAB 5, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Atmosfer profesionalitas dan kedisiplinan sangat terasa sepanjang pelaksanaan ujian. Seluruh peserta diwajibkan hadir satu jam sebelum tes dimulai dengan mengenakan pakaian formal atasan putih dan bawahan hitam yang rapi dan sopan. Dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai identitas resmi serta kelengkapan alat tulis yang diperlukan, para peserta mengikuti jalannya ujian dengan tingkat konsentrasi dan keseriusan yang tinggi. Penggunaan sistem Computer Assisted Test (CAT) menjamin proses seleksi berlangsung secara transparan, akuntabel, dan akurat. Melalui metode digital ini, kemampuan analisis, kepemimpinan, wawasan kependidikan, serta kesiapan manajerial para bakal calon kepala sekolah diuji secara ketat sesuai standar mutu pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Partisipasi delapan pendidik SMKN Jenawi dalam ajang seleksi ini menjadi momentum kebanggaan bagi seluruh civitas akademika sekolah. Keberanian dan semangat para guru untuk melangkah ke jenjang kepemimpinan yang lebih tinggi menunjukkan bahwa SMKN Jenawi senantiasa diisi oleh pendidik-pendidik yang giat belajar, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan pendidikan. Keluarga besar SMKN Jenawi mengucapkan selamat berjuang dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak dan Ibu guru yang sedang mengemban amanah seleksi ini. Semoga seluruh proses yang dijalani berbuah hasil yang terbaik, membanggakan, serta membawa keberkahan bagi kemajuan pendidikan, khususnya di SMKN Jenawi dan Jawa Tengah. Teruslah menginspirasi, melangkah mantap, dan menebarkan semangat perubahan positif
Rapat Koordinasi Pengurus Barang SMA/SMK/SLB Kabupaten Karanganyar
29 Jul 2026 Yunus Hery Pamuji
Rapat Koordinasi Pengurus Barang SMA/SMK/SLB Kabupaten Karanganyar
Pengurus Barang SMKN Jenawi Ikuti Rapat Koordinasi Pengurus Barang SMA/SMK/SLB Negeri Kabupaten Karanganyar Karanganyar, 29 Juli 2026 – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan barang milik daerah di lingkungan satuan pendidikan, Pengurus Barang SMKN Jenawi mengikuti Rapat Koordinasi Pengurus Barang SMA/SMK/SLB Negeri Kabupaten Karanganyar yang diselenggarakan pada Rabu, 29 Juli 2026, bertempat di Aula SLB Negeri Karanganyar. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Pengurus Barang dari SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Kabupaten Karanganyar. Melalui forum koordinasi ini, para peserta memperoleh kesempatan untuk menyamakan pemahaman, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan dan administrasi barang milik sekolah agar semakin tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Rapat koordinasi juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antar pengurus barang di lingkungan sekolah negeri Kabupaten Karanganyar. Dengan komunikasi yang baik dan koordinasi yang berkesinambungan, diharapkan pengelolaan aset sekolah dapat berjalan lebih optimal serta mendukung kelancaran proses pendidikan di masing-masing satuan pendidikan. Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Keikutsertaan SMKN Jenawi dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan pengelolaan aset, sehingga mampu memberikan pelayanan pendidikan yang semakin profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Tingkatkan Kompetensi Menghadapi Era Digital, Guru TKJ Ikuti DIKLAT Mikrotik di Sekolah Vokasi UGM
29 Jul 2026 Kartika Putri
Tingkatkan Kompetensi Menghadapi Era Digital, Guru TKJ Ikuti...
Yogyakarta, 24 Juli 2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi, guru Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Mikrotik yang diselenggarakan oleh Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan ID-Networkers berkolaborasi dengan Program Studi Teknologi Rekayasa Internet. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai Senin, 20 Juli hingga Jumat, 24 Juli 2026, bertempat di Kampus Sekolah Vokasi UGM, Yogyakarta. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam penguasaan teknologi jaringan komputer berbasis Mikrotik yang saat ini menjadi salah satu teknologi penting di dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Selama kegiatan, peserta dibekali berbagai materi terkini, mulai dari dasar-dasar jaringan komputer, konfigurasi router Mikrotik, routing, firewall, manajemen bandwidth, keamanan jaringan, hingga troubleshooting jaringan. Seluruh materi disusun mengikuti perkembangan teknologi sehingga dapat menjadi bekal bagi guru dalam menyelenggarakan pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan industri. Salah satu keunggulan DIKLAT ini adalah metode pembelajaran yang interaktif dan mudah dipahami. Para trainer dari ID-Networkers menyampaikan materi secara sistematis dengan bahasa yang sederhana, disertai demonstrasi, studi kasus, dan praktik langsung (hands-on). Pendekatan tersebut membuat peserta lebih mudah memahami setiap konsep dan mampu mengimplementasikannya secara mandiri dalam konfigurasi jaringan maupun saat diterapkan pada proses pembelajaran di sekolah. Tidak hanya menghadirkan materi yang berkualitas, suasana pelatihan juga dibuat menyenangkan. Di sela-sela sesi pembelajaran, trainer mengajak seluruh peserta mengikuti berbagai kegiatan ice breaking yang mampu mencairkan suasana, mengembalikan konsentrasi, serta meningkatkan semangat belajar. Interaksi yang hangat antara trainer dan peserta menjadikan proses belajar terasa lebih santai namun tetap produktif. Hal tersebut menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif sehingga peserta lebih aktif berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman. Selain memperoleh wawasan baru mengenai perkembangan teknologi jaringan komputer, peserta juga mendapatkan pengalaman berharga melalui diskusi dengan instruktur dan peserta dari berbagai daerah. Kesempatan ini menjadi ajang bertukar informasi, memperluas jejaring profesional, serta mengenal berbagai praktik terbaik dalam implementasi jaringan komputer di lingkungan pendidikan maupun industri. Keikutsertaan guru dalam DIKLAT Mikrotik ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk terus meningkatkan profesionalisme pendidik. Kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif, mengikuti perkembangan teknologi, dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Salah satu peserta mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan banyak manfaat, baik dari sisi pengetahuan maupun pengalaman praktik. "Pelatihan ini sangat bermanfaat karena materi yang disampaikan merupakan teknologi yang banyak digunakan di industri saat ini. Cara penyampaian trainer sangat jelas, mudah dipahami, dan setiap materi langsung dipraktikkan sehingga kami lebih percaya diri untuk menerapkannya di sekolah. Suasana pelatihan juga sangat menyenangkan karena diselingi berbagai ice breaking yang membuat peserta tetap bersemangat mengikuti setiap sesi," ungkap salah satu guru peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan guru-guru TKJ mampu mengembangkan pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sekolah juga terus berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi pendidik melalui berbagai program pengembangan profesional agar mampu mencetak lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di era transformasi digital.
Asah Jiwa Entrepreneur, Siswa XI AKL 4 SMKN Jenawi Turun Tangan Potong dan Kemas Tahu di Kerjo
29 Jul 2026 Wijanarko
Asah Jiwa Entrepreneur, Siswa XI AKL 4 SMKN...
KARANGANYAR — Suasana pembelajaran yang berbeda dirasakan oleh para siswa kelas XI AKL 4 SMK Negeri Jenawi. Melepaskan diri sejenak dari rutinitas ruang kelas, mereka menggelar kegiatan pembelajaran di luar kelas (outdoor learning) untuk mata pelajaran Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan dengan melakukan observasi langsung ke Pabrik Tahu "Ngudi Rejeki" di Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar. ​Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar berbasis realitas (real-world learning), sehingga para siswa dapat menyelaraskan teori kewirausahaan dan akuntansi yang dipelajari di sekolah dengan praktik dunia usaha secara nyata. ​Dari Dapur Produksi Hingga Praktik Pengirisan dan Packing ​Didampingi langsung oleh guru pembimbing Wijanarko, S.Pd., rombongan siswa disambut hangat oleh pengelola dan para pekerja pabrik. Sejak pagi, para murid diajak mengamati dari dekat setiap tahapan produksi—mulai dari perendaman biji kedelai, penggilingan, perebusan adonan, hingga proses pencetakan tahu. ​Tak sekadar menjadi pengamat, para siswa kelas XI AKL 4 juga diberi kesempatan untuk 'turun tangan' merasakan langsung proses kerja. Dengan bimbingan pekerja terampil, mereka belajar mengiris adonan tahu padat secara presisi menggunakan alat potong tradisional. Selain itu, para murid ikut mempraktikkan proses pengemasan (packing) tahu segar ke dalam wadah agar siap didistribusikan ke pasar dalam kondisi rapi dan higienis. ​Gali Strategi Bisnis Lewat Sesi Wawancara ​Sebagai penutup rangkaian observasi, para siswa menggelar sesi wawancara mendalam bersama pemilik Pabrik Tahu Ngudi Rejeki. Dalam dialog yang interaktif tersebut, para murid mengajukan berbagai pertanyaan seputar manajemen permodalan, kalkulasi biaya produksi, strategi menjaga kualitas di tengah fluktuasi harga kedelai, hingga saluran distribusi pemasaran. ​Pemilik Pabrik Tahu Ngudi Rejeki membagikan pengalaman dan perjalanan usahanya dengan terbuka. Beliau menekankan bahwa konsistensi, kejujuran, dan ketahanan mental adalah kunci utama dalam menjalankan bisnis olahan pangan. ​Membangun Mental Wirausaha Sejak Sekolah ​Guru pembimbing mata pelajaran Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan, Wijanarko, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan industri ini sangat krusial untuk membuka cakrawala berpikir siswa, khususnya program keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL). ​"Di kelas anak-anak belajar mengenai teori manajemen, pembukuan, dan konsep inovasi. Namun, ketika mereka turun langsung memotong tahu, membantu pengemasan, dan mendengarkan perjuangan pemilik usaha secara langsung, mentalitas kewirausahaan mereka baru benar-benar teruji dan terasah," ujar Wijanarko, S.Pd. ​Melalui kegiatan observasi di Pabrik Tahu Ngudi Rejeki Kerjo ini, para siswa SMKN Jenawi tidak hanya membawa pulang catatan materi pelajaran, tetapi juga benih-benih semangat untuk menjadi wirausahawan muda yang mandiri, kreatif, dan siap bersaing di masa depan.