Icon
Mitra Industri SMK Negeri Jenawi
SMK Negeri Jenawi

Informasi Kegiatan Guru

Supervisi Kelas SMKN Jenawi
18 May 2026 Mariya Ervina Susanti
Supervisi Kelas SMKN Jenawi
Meningkatkan Profesionalisme Guru demi Pembelajaran Berkualitas SMKN Jenawi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui kegiatan Supervisi Kelas yang dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2026 di ruang kelas SMKN Jenawi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru sebagai bagian dari upaya bersama untuk menciptakan proses pembelajaran yang semakin efektif, inovatif, dan berorientasi pada perkembangan peserta didik. Supervisi kelas merupakan kegiatan pembinaan profesional yang bertujuan membantu, membimbing, dan mengembangkan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Melalui kegiatan ini, guru tidak hanya memperoleh evaluasi terhadap proses mengajar, tetapi juga mendapatkan masukan konstruktif guna meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa. Pelaksanaan supervisi diawali dengan pengisian instrumen asesmen mandiri oleh para guru sebagai supervisee. Tahapan ini bertujuan untuk memberikan refleksi awal terhadap proses pembelajaran yang selama ini dilaksanakan. Setelah itu, guru berkoordinasi dengan supervisor terkait jadwal dan teknis pelaksanaan supervisi di kelas. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan observasi pembelajaran secara langsung serta diskusi hasil supervisi bersama supervisor untuk mengevaluasi kelebihan maupun hal-hal yang masih perlu ditingkatkan. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh semangat, terbuka, dan kolaboratif. Para guru menunjukkan antusiasme dalam menerima masukan serta berbagi pengalaman pembelajaran yang telah diterapkan di kelas. Supervisi tidak dipandang sebagai penilaian semata, melainkan sebagai sarana belajar bersama demi menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih baik dan menyenangkan bagi siswa. Melalui kegiatan supervisi kelas ini, SMKN Jenawi berharap seluruh guru dapat terus mengembangkan kompetensi profesionalnya serta semakin termotivasi untuk menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inspiratif, dan berkualitas. Dengan semangat kebersamaan dan perbaikan berkelanjutan, SMKN Jenawi optimis dapat mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Bersama Meningkatkan Profesionalisme Guru dan Kualitas Belajar Siswa
18 May 2026 Sutarna, S. Pd
Bersama Meningkatkan Profesionalisme Guru dan Kualitas Belajar Siswa
Pada tanggal 18 Mei 2016, seluruh guru di SMK Negeri Jenawi mengikuti kegiatan supervisi pembelajaran yang dilaksanakan di seluruh ruang kelas sekolah. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi profesional guru dalam proses pembelajaran di kelas. Supervisi pembelajaran bukan sekadar kegiatan penilaian, melainkan proses pembinaan yang bertujuan membantu, membimbing, dan mengembangkan kemampuan profesional guru agar kualitas proses maupun hasil belajar siswa semakin optimal. Dengan suasana yang penuh semangat dan kolaboratif, para guru mengikuti setiap tahapan kegiatan secara aktif dan terbuka untuk saling belajar demi kemajuan bersama. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengisian instrumen asesmen mandiri oleh masing-masing supervisee. Tahapan ini memberikan kesempatan kepada guru untuk melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan, mulai dari perencanaan, metode mengajar, hingga pengelolaan kelas. Setelah itu, guru berkoordinasi dengan supervisor untuk menentukan jadwal dan pelaksanaan supervisi di kelas sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Pada tahap pelaksanaan supervisi, supervisor melakukan pengamatan langsung terhadap kegiatan pembelajaran di kelas. Suasana belajar yang interaktif, kreatif, dan berpusat pada siswa menjadi perhatian utama dalam proses supervisi ini. Setelah kegiatan observasi selesai, guru dan supervisor kembali berkoordinasi untuk mendiskusikan hasil supervisi kelas secara bersama-sama. Diskusi berlangsung secara hangat dan konstruktif sebagai sarana evaluasi sekaligus pengembangan diri bagi guru. Melalui kegiatan supervisi pembelajaran ini, diharapkan seluruh guru SMK Negeri Jenawi semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran yang inovatif, efektif, dan menyenangkan bagi siswa. Semangat kolaborasi dan budaya saling mendukung yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi langkah positif dalam menciptakan pendidikan yang lebih berkualitas dan berdaya saing.
SOSIALISASI SPMB 2026
18 May 2026 Mariya Ervina Susanti
SOSIALISASI SPMB 2026
Sosialisasi SPMB SMKN Jenawi Tahun 2026 Berjalan Lancar dan Penuh Antusiasme SMKN Jenawi melaksanakan kegiatan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada Senin, 11 Mei 2026 di SMP Negeri 1 Kerjo dan SMP Negeri 2 Kerjo. Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru SMKN Jenawi sebagai bagian dari persiapan menyambut peserta didik baru tahun ajaran mendatang. Sosialisasi berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme, mencerminkan komitmen sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik kepada masyarakat. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada para guru mengenai mekanisme, tahapan, serta ketentuan pelaksanaan SPMB tahun 2026. Dengan pemahaman yang sama, diharapkan seluruh guru dapat membantu memberikan informasi yang jelas dan tepat kepada calon peserta didik maupun orang tua. Dalam kegiatan tersebut, berbagai informasi penting terkait pelaksanaan SPMB disampaikan secara rinci, mulai dari jalur pendaftaran, persyaratan administrasi, jadwal pelaksanaan, hingga proses seleksi penerimaan siswa baru. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan agar seluruh informasi dapat dipahami dengan baik dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari. Suasana sosialisasi berlangsung hangat dan interaktif. Para guru menunjukkan semangat dan kepedulian tinggi terhadap keberhasilan pelaksanaan SPMB di SMKN Jenawi. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah koordinasi bersama agar proses penerimaan peserta didik baru dapat berjalan lancar, transparan, dan akuntabel. Melalui kegiatan Sosialisasi SPMB ini, SMKN Jenawi berharap seluruh rangkaian penerimaan peserta didik baru tahun 2026 dapat terlaksana dengan optimal serta mampu menjaring calon siswa yang berprestasi, berkarakter, dan siap berkembang bersama sekolah. Dengan kerja sama dan semangat kebersamaan, SMKN Jenawi terus berupaya menjadi sekolah yang unggul dan dipercaya masyarakat.
Menabung Dimulai dari Kebiasaan Kecil: Belajar Bijak Mengelola Uang melalui Bank Akanji SMK Negeri Jenawi
12 May 2026 FERONIKA FEBRI LARASATI, S.Pd.
Menabung Dimulai dari Kebiasaan Kecil: Belajar Bijak Mengelola...
Bel istirahat belum lama ini berbunyi. Beberapa murid tampaknya mengantre di area sekolah yang tenang sambil membawa buku tabungan. Sebagian datang untuk membuka rekening tabungan, sedangkan yang lain sekadar menyetor uang tabungan harian mereka. Teller dan Customer Service yang dimotori oleh murid-murid kelas X Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) 3 tampak sibuk melayani nasabah di balik meja pelayanan yang sederhana. Di Bank Akanji SMK Negeri Jenawi, suasana menjadi akrab. Tempat yang tidak hanya mengajarkan cara mencatat angka tetapi juga mengajarkan kebiasaan baik yang sering dianggap sederhana: menabung. Menabung masih dianggap sebagai cara untuk menyimpan banyak uang bagi sebagian orang. Namun, kebiasaan ini hanya dimulai dengan tindakan kecil yang dilakukan secara teratur. Setiap hari menyisihkan ribu, dua ribu, atau lima ribu rupiah mungkin terlihat seperti hal yang sederhana. Namun, kebiasaan ini menawarkan pelajaran penting tentang kedisiplinan dan manajemen keuangan. Budaya menabung di sekolah lebih dari sekadar menyimpan uang. Salah satu cara untuk mengajarkan murid untuk bertanggung jawab atas uang mereka sendiri adalah dengan menabung. Murid secara bertahap belajar memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan serta membuat keputusan keuangan yang lebih cerdas. Bank Akanji menjadi alat praktis yang mendukung pembelajaran. Sungguh menarik bahwa Bank Akanji tidak hanya menjadi tempat murid menabung, tetapi juga menjadi laboratorium praktik di mana murid AKL dapat belajar tentang dunia kerja. Proses belajar yang cukup mendalam terjadi di balik pelayanan yang terlihat sederhana. Murid belajar melayani "nasabah", mencatat transaksi dengan cermat, mengelola administrasi, dan tetap bertanggung jawab atas setiap catatan. Clara, salah satu murid kelas X AKL 3 yang bekerja di Bank Akanji mengatakan bahwa pengalaman itu mengajarkan sesuatu yang berbeda dari belajar di kelas. “Pada awalnya, saya khawatir melayani teman sendiri karena takut salah mencatat. Tapi akhirnya saya menjadi lebih percaya diri dan belajar dengan lebih teliti.” Cemara, salah satu petugas Bank Akanji menyatakan, "Saya juga menjadi sadar bahwa pekerjaan di bidang keuangan harus benar-benar hati-hati." Izza mengalami pengalaman yang sama karena mereka mulai menyadari bahwa ketelitian sangat penting dalam dunia keuangan. “Saya belajar dari Bank Akanji bahwa uang sekecil apa pun harus dicatat dengan benar”. Geyzilla, murid kelas X AKL 3 mengatakan, "Jika salah sedikit saja, hasilnya bisa berbeda." Bank Akanji tidak hanya membantu murid yang bekerja, tetapi juga meningkatkan kesadaran menabung di kalangan murid secara keseluruhan. Meskipun hanya sedikit, banyak murid mulai terbiasa menyisihkan uang mereka sendiri. Sejak usia sekolah, kebiasaan sederhana inilah yang membangun literasi keuangan yang baik. Kemampuan untuk mengelola uang menjadi bekal yang sangat penting bagi generasi muda di tengah gaya hidup yang sangat konsumtif dan kebiasaan membeli sesuatu secara impulsif. Menurut Nirwana Puji Astuti, SE. guru pendamping Bank Akanji, tujuan utama kegiatan ini bukan semata-mata mengumpulkan uang tabungan; tujuan utamanya adalah membangun karakter murid. “Kami ingin murid menyadari pentingnya mengelola keuangan sejak dini. Menurut Nirwana, tidak perlu menabung banyak. Yang penting adalah membiasakan diri dengan disiplin dan bertanggung jawab.” Murid Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) mendapat banyak manfaat dari Bank Akanji. Bank Akanji membantu mereka belajar bagaimana membuat kebiasaan keuangan yang baik. Menurut pengalaman penulis sebagai guru yang produktif di AKL dan guru pendamping di Bank Akanji, praktik langsung yang dilakukan murid membantu proses pembelajaran teori menjadi lebih lancar di kelas. Murid dikenalkan dengan operasi nyata di Bank Akanji, seperti menerima setoran, mencatat transaksi, memeriksa ketelitian administrasi, dan memahami alur pelayanan nasabah. Pengalaman ini membantu murid memahami konsep dasar administrasi keuangan dan perbankan sebelum materi diajarkan secara teoritis di kelas. Menurut penulis, metode pembelajaran seperti ini memberikan keuntungan khusus bagi murid karena mereka belajar dari pengalaman nyata, bukan teori. “Ketika murid melakukan praktik pertama di Bank Akanji, mereka cenderung lebih mudah memahami teori selama pembelajaran. Karena mereka telah mengalami dunia nyata, murid tidak lagi membayangkan ide secara abstrak. Berdasarkan pengalaman mereka mendampingi praktik murid di Bank Akanji, penulis mengatakan, "Saat membahas pencatatan transaksi atau administrasi keuangan di kelas, mereka memiliki gambaran dari apa yang pernah dilakukan." Pendekatan pembelajaran ini menunjukkan bahwa teori dan praktik saling menguatkan, bukan terpisah. Teori membantu murid memahami alasan, konsep, dan prosedur pekerjaan, sedangkan praktik memberikan pengalaman konkret. Seringkali, suasana pembelajaran di kelas menjadi lebih hidup karena murid dapat menghubungkan pelajaran dengan pengalaman pribadi mereka sendiri. Murid tidak hanya mendengar penjelasan guru tetapi juga mengingat kembali pengalaman mereka saat mengerjakan tugas di Bank Akanji. Dari sudut pandang pendidikan kejuruan, proses seperti ini memainkan peran penting dalam menciptakan pembelajaran kontekstual, yang melibatkan peningkatan pemahaman akademik dan keterampilan kerja melalui belajar dari pengalaman nyata. Pada akhirnya, menabung bukan tentang berapa banyak uang yang Anda simpan. Kebiasaan baik yang dibangun secara bertahap adalah nilai paling penting. Murid belajar sebuah pelajaran penting dari meja kecil Bank Akanji SMK Negeri Jenawi : bahwa tindakan kecil yang dilakukan secara teratur seringkali memiliki masa depan yang baik. Bank Akanji SMK Negeri Jenawi memberikan ruang praktik bagi murid AKL dan menanamkan budaya literasi keuangan yang bermanfaat bagi seluruh murid. Karena itu, kebiasaan yang baik saat ini dapat bermanfaat di masa depan.