Isi Berita / Informasi
Pelatihan Penulisan Best Practice yang diselenggarakan oleh Forum Pena Guru Literasi (FPGL) PGRI Jawa Tengah Masa Bakti XXIII Tahun 2026 berlangsung dengan penuh antusias di Gedung 2 PGRI Semarang, Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan ini dihadiri perwakilan guru jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut menjadi sarana peningkatan kompetensi guru dalam menulis karya best practice yang inspiratif, kreatif, dan bermanfaat bagi dunia pendidikan. Para peserta mendapatkan materi mengenai teknik penulisan pengalaman terbaik dalam pembelajaran, penyusunan karya ilmiah populer, hingga strategi publikasi karya pendidikan yang berkualitas.
Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta tampak aktif berdiskusi, bertukar ide, serta berbagi pengalaman mengajar yang telah diterapkan di sekolah masing-masing. Melalui kegiatan ini, para guru didorong untuk mampu mendokumentasikan praktik-praktik baik sebagai bentuk refleksi dan kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Narasumber yang hadir memberikan motivasi kepada peserta agar budaya literasi dan menulis terus tumbuh di kalangan pendidik. Guru diharapkan tidak hanya menjadi pengajar di ruang kelas, tetapi juga mampu menjadi penulis inspiratif yang dapat menyebarkan inovasi pembelajaran kepada masyarakat luas.
Pelatihan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen FPGL PGRI Jawa Tengah dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru di era pendidikan modern. Dengan semangat kolaborasi dan literasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan karya-karya best practice yang dapat menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan Indonesia.
Kegiatan tersebut menjadi sarana peningkatan kompetensi guru dalam menulis karya best practice yang inspiratif, kreatif, dan bermanfaat bagi dunia pendidikan. Para peserta mendapatkan materi mengenai teknik penulisan pengalaman terbaik dalam pembelajaran, penyusunan karya ilmiah populer, hingga strategi publikasi karya pendidikan yang berkualitas.
Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta tampak aktif berdiskusi, bertukar ide, serta berbagi pengalaman mengajar yang telah diterapkan di sekolah masing-masing. Melalui kegiatan ini, para guru didorong untuk mampu mendokumentasikan praktik-praktik baik sebagai bentuk refleksi dan kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Narasumber yang hadir memberikan motivasi kepada peserta agar budaya literasi dan menulis terus tumbuh di kalangan pendidik. Guru diharapkan tidak hanya menjadi pengajar di ruang kelas, tetapi juga mampu menjadi penulis inspiratif yang dapat menyebarkan inovasi pembelajaran kepada masyarakat luas.
Pelatihan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen FPGL PGRI Jawa Tengah dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru di era pendidikan modern. Dengan semangat kolaborasi dan literasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan karya-karya best practice yang dapat menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan Indonesia.