Isi Berita / Informasi
Pagi yang penuh berkah menyelimuti SMK Negeri Jenawi pada Jumat (29/5/2026). Bagi siswa Hindu, Jumat Beriman kali ini terasa sangat istimewa. Berbeda dari biasanya yang dilaksanakan di Sanggar Pamujan Puri Saraswati, hari ini mereka berkesempatan melaksanakan sembahyang bersama dan pembinaan rohani di Pura Tirta Loka, Desa Trengguli, Kecamatan Jenawi. Mulai pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, Siswa Hindu didampingi Guru Pendidikan Agama Hindu, Jari Purwanto, S.Pd.H. serta Mas Dwiyanto selaku Pangempon Pura Tirta Loka, mengikuti rangkaian kegiatan yang penuh makna: membersihkan lingkungan Pura, sembahyang bersama, hingga dharma tula (diskusi keagamaan).
"Kegiatan ini adalah wujud nyata pembelajaran agama Hindu yang kontekstual. Kami tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga menghidupkan ajaran Tri Hita Karana—harmoni dengan Tuhan, sesama dan lingkungan," ujar Jari Purwanto, S.Pd.H. dengan hangat. Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan sradha dan bhakti siswa kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus membentuk karakter disiplin, jujur, dan bertanggung jawab. Mas Dwiyanto pun mengungkapkan rasa senangnya melihat antusiasme siswa yang datang ke Pura Tirta Loka. "Anak-anak muda seperti merekalah yang akan menjaga kelestarian budaya dan spiritualitas Hindu di masa depan," tuturnya.
Keistimewaan kegiatan Jumat Beriman ini terletak pada terciptanya harmoni yang berlangsung secara serentak di lingkungan sekolah. Disaat siswa Hindu beribadah di Pura, siswa beragama Islam melaksanakan sholat Jumat berjamaah dengan khusyuk di halaman sekolah. Sementara itu, siswa Kristen dan Katolik mengadakan doa bersama di Kapel sekolah. Tiga tempat ibadah yang berbeda, tiga ritus yang berjalan damai, namun tetap dalam satu semangat: mendekatkan diri kepada Tuhan menurut keyakinan masing-masing. Inilah potret nyata moderasi beragama yang selama ini menjadi kebanggaan SMK Negeri Jenawi.
Kebersamaan dalam keberagaman bukanlah mimpi. Ketika setiap pihak saling menghormati dan diberi ruang untuk menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, maka kedamaian akan tumbuh subur. Ajaran Tat Twam Asi (kamu adalah aku) mengingatkan kita bahwa menghargai sesama adalah menghargai diri sendiri.
SMK Negeri Jenawi berharap kegiatan Jumat Beriman ini terus menjadi sarana pembinaan mental dan rohani bagi seluruh siswa. Semoga semangat gotong royong, cinta lingkungan, dan toleransi yang telah ditunjukkan hari ini terus menyala dalam keseharian kita. Teruslah berbuat baik, saling menjaga, dan jadilah generasi berkarakter yang membanggakan.
"Kegiatan ini adalah wujud nyata pembelajaran agama Hindu yang kontekstual. Kami tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga menghidupkan ajaran Tri Hita Karana—harmoni dengan Tuhan, sesama dan lingkungan," ujar Jari Purwanto, S.Pd.H. dengan hangat. Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan sradha dan bhakti siswa kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus membentuk karakter disiplin, jujur, dan bertanggung jawab. Mas Dwiyanto pun mengungkapkan rasa senangnya melihat antusiasme siswa yang datang ke Pura Tirta Loka. "Anak-anak muda seperti merekalah yang akan menjaga kelestarian budaya dan spiritualitas Hindu di masa depan," tuturnya.
Keistimewaan kegiatan Jumat Beriman ini terletak pada terciptanya harmoni yang berlangsung secara serentak di lingkungan sekolah. Disaat siswa Hindu beribadah di Pura, siswa beragama Islam melaksanakan sholat Jumat berjamaah dengan khusyuk di halaman sekolah. Sementara itu, siswa Kristen dan Katolik mengadakan doa bersama di Kapel sekolah. Tiga tempat ibadah yang berbeda, tiga ritus yang berjalan damai, namun tetap dalam satu semangat: mendekatkan diri kepada Tuhan menurut keyakinan masing-masing. Inilah potret nyata moderasi beragama yang selama ini menjadi kebanggaan SMK Negeri Jenawi.
Kebersamaan dalam keberagaman bukanlah mimpi. Ketika setiap pihak saling menghormati dan diberi ruang untuk menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, maka kedamaian akan tumbuh subur. Ajaran Tat Twam Asi (kamu adalah aku) mengingatkan kita bahwa menghargai sesama adalah menghargai diri sendiri.
SMK Negeri Jenawi berharap kegiatan Jumat Beriman ini terus menjadi sarana pembinaan mental dan rohani bagi seluruh siswa. Semoga semangat gotong royong, cinta lingkungan, dan toleransi yang telah ditunjukkan hari ini terus menyala dalam keseharian kita. Teruslah berbuat baik, saling menjaga, dan jadilah generasi berkarakter yang membanggakan.