Isi Berita / Informasi
[Karanganyar, 22 Juni 2026]– Guna memastikan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) berjalan optimal dan tepat sasaran, tim guru pembimbing SMKNegeri Jenawi melaksanakan kegiatan monitoring berkala ke berbagai perusahaan dan instansi mitra. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau langsung perkembangan kompetensi, kedisiplinan, serta adaptasi para siswa di lingkungan kerja yang sesungguhnya.
Program PKL yang diikuti oleh siswa kelas XII ini merupakan instrumen krusial dalam mengimplementasikan konsep Link and Match antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan riil dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Melalui monitoring ini, sekolah tidak hanya mengawasi siswa, tetapi juga menjaring umpan balik (feedback) langsung dari para mentor di industri.
Meninjau Langsung Progres Siswa
Selama kunjungan monitoring, guru pembimbing melakukan diskusi bersama penanggung jawab atau supervisor di tiap mitra. Fokus utamanya adalah mengevaluasi capaian pembelajaran (Capaian Pembelajaran / CP) siswa, kesesuaian penempatan kerja dengan kompetensi keahlian, hingga aspek non-teknis seperti soft skills, kehadiran, dan etos kerja.
"Kami ingin memastikan bahwa apa yang siswa pelajari di sekolah dapat diterapkan dengan baik di sini. Selain itu, kami juga memantau kendala apa saja yang dihadapi siswa agar bisa segera dicarikan solusinya bersama pihak mitra," ujar Sayekti Retno Handayani, S,Pd, salah satu guru pembimbing SMK Negeri Jenawi.
Dari hasil pantauan sementara, mayoritas mitra industri memberikan apresiasi positif terhadap kinerja siswa SMK Negeri Jenawi. Para siswa dinilai cepat beradaptasi dengan ritme kerja industri, sopan, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
Mempererat Kerja Sama Institusional
Selain fokus pada perkembangan siswa, kegiatan monitoring ini juga menjadi sarana bagi sekolah untuk mempererat hubungan kelembagaan dengan pihak mitra. Komunikasi yang terjalin dengan baik membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa depan, mulai dari penyelarasan kurikulum, guru tamu, hingga peluang keterserapan kerja bagi para alumni setelah lulus nanti.
Pihak industri pun menyambut baik langkah proaktif dari sekolah ini. Perwakilan dari salah satu mitra, Mitra, menyatakan bahwa monitoring berkala sangat penting agar standar kerja yang diberikan kepada siswa tetap terjaga dan sesuai dengan target kompetensi dari sekolah.
Program PKL yang diikuti oleh siswa kelas XII ini merupakan instrumen krusial dalam mengimplementasikan konsep Link and Match antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan riil dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Melalui monitoring ini, sekolah tidak hanya mengawasi siswa, tetapi juga menjaring umpan balik (feedback) langsung dari para mentor di industri.
Meninjau Langsung Progres Siswa
Selama kunjungan monitoring, guru pembimbing melakukan diskusi bersama penanggung jawab atau supervisor di tiap mitra. Fokus utamanya adalah mengevaluasi capaian pembelajaran (Capaian Pembelajaran / CP) siswa, kesesuaian penempatan kerja dengan kompetensi keahlian, hingga aspek non-teknis seperti soft skills, kehadiran, dan etos kerja.
"Kami ingin memastikan bahwa apa yang siswa pelajari di sekolah dapat diterapkan dengan baik di sini. Selain itu, kami juga memantau kendala apa saja yang dihadapi siswa agar bisa segera dicarikan solusinya bersama pihak mitra," ujar Sayekti Retno Handayani, S,Pd, salah satu guru pembimbing SMK Negeri Jenawi.
Dari hasil pantauan sementara, mayoritas mitra industri memberikan apresiasi positif terhadap kinerja siswa SMK Negeri Jenawi. Para siswa dinilai cepat beradaptasi dengan ritme kerja industri, sopan, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
Mempererat Kerja Sama Institusional
Selain fokus pada perkembangan siswa, kegiatan monitoring ini juga menjadi sarana bagi sekolah untuk mempererat hubungan kelembagaan dengan pihak mitra. Komunikasi yang terjalin dengan baik membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa depan, mulai dari penyelarasan kurikulum, guru tamu, hingga peluang keterserapan kerja bagi para alumni setelah lulus nanti.
Pihak industri pun menyambut baik langkah proaktif dari sekolah ini. Perwakilan dari salah satu mitra, Mitra, menyatakan bahwa monitoring berkala sangat penting agar standar kerja yang diberikan kepada siswa tetap terjaga dan sesuai dengan target kompetensi dari sekolah.