Kembali lagi SMKN Jenawi memboyong piala dengan beberapa kejuaran yang diselenggaran oleh Cabang Dinas Wilayah VI dalam lomba LFS2N. Pada Selasa 14 Mei 2024 yang bertempat di SMKN 2 Karanganyar. SMKN Jenawi kembali mengikuti lomba dengan kategori Lomba Film Pendek yang diperankan oleh Fitri Hastuti kelas XI Akuntansi 1, Aisah Tri Astuti kelas XI Akuntansi 3, dan Nia Rahmadhani kelas XI Akuntansi 1.
Film pendek tersebut menceritakan seorang gadis yang menggapai cita-cita menjadi seorang seniman dalam bidang karawitan. Demung merupakan jenis instrumen gamelan yang terbuat dari perunggu dengan bentuk bilah persegi panjang. Penataannya pun dilakukan dengan cara berderet. Seperti cita-cita gadis kecil dalam film pendek tersebut yaitu mahir dalam memaikan Demung. Pesan yang dapat diambil dari cerita tersebut bahwa di era modernisasi seperti sekarang ini, kesenian tradisional memang jarang diminati masyarakat, tetapi dengan tekat dan kegigihan dari seseorang akan menjadikan kesuksesan di masa mendatang.
Dengan diperolehnya juara 1 pada lomba LFS2N yang berlangsung di tingkat Kabupaten, kini dengan perserta tersebut kembali mempertahankan juara 1 lomba dalam bidang Film Pendek dan akan kembali maju dalam tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dari hal tersebut diharapkan masukan dari dewan juri dapat memperbaiki hasil dari tayangan film tersebut yang kemuadia akan dilombakan di tingkat provinsi Jawa Tengah.
Selain itu penghargaan lain yang diperoleh dari salah satu lomba LFS2N yaitu juara 2 bidang Lomba Tari Kreasi dengan peserta lomba Uhai Aulia Zahra dari kelas X TJKT 1. Tari kreasi tersebut bercerita tentang seorang gadis yang tinggal di daerah pedesaan yang berusaha untuk menuntut ilmu dengan keterbatasan ekonomi dan berusaha dengan membantu orang tuanya di kebun, lading dan sawah. Disela-sela membantu bekerja gadis tersebut tetaprajin belajar guna memgapai cita-cita.
Film pendek tersebut menceritakan seorang gadis yang menggapai cita-cita menjadi seorang seniman dalam bidang karawitan. Demung merupakan jenis instrumen gamelan yang terbuat dari perunggu dengan bentuk bilah persegi panjang. Penataannya pun dilakukan dengan cara berderet. Seperti cita-cita gadis kecil dalam film pendek tersebut yaitu mahir dalam memaikan Demung. Pesan yang dapat diambil dari cerita tersebut bahwa di era modernisasi seperti sekarang ini, kesenian tradisional memang jarang diminati masyarakat, tetapi dengan tekat dan kegigihan dari seseorang akan menjadikan kesuksesan di masa mendatang.
Dengan diperolehnya juara 1 pada lomba LFS2N yang berlangsung di tingkat Kabupaten, kini dengan perserta tersebut kembali mempertahankan juara 1 lomba dalam bidang Film Pendek dan akan kembali maju dalam tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dari hal tersebut diharapkan masukan dari dewan juri dapat memperbaiki hasil dari tayangan film tersebut yang kemuadia akan dilombakan di tingkat provinsi Jawa Tengah.
Selain itu penghargaan lain yang diperoleh dari salah satu lomba LFS2N yaitu juara 2 bidang Lomba Tari Kreasi dengan peserta lomba Uhai Aulia Zahra dari kelas X TJKT 1. Tari kreasi tersebut bercerita tentang seorang gadis yang tinggal di daerah pedesaan yang berusaha untuk menuntut ilmu dengan keterbatasan ekonomi dan berusaha dengan membantu orang tuanya di kebun, lading dan sawah. Disela-sela membantu bekerja gadis tersebut tetaprajin belajar guna memgapai cita-cita.