Detail Postingan

Kepala SMKN Jenawi dan Ketua PHDI Kabupaten Karanganyar Meresmikan Sanggar Pamujan Puri Saraswati

Selasa, 23 April 2024 | Rohani Hindu (ROHIN)

Sabtu, 22 Oktober 2022 Kepala SMK Negeri Jenawi, Walujo, S.Pd, M.T berdampingan dengan Ketua PHDI Kabupaten Karanganyar meresmikan Sanggar Pamujan Puri Saraswati. Peresmian tempat ibadah bagi siswa Hindu ini juga dihadiri oleh Penyuluh Agama Hindu Kab. Karanganyar, Ketua PKUB Kecamatan Jenawi, Komite Sekolah, Kepala Desa Menjing, warga sekolah, tokoh masyarakat serta tokoh agama. SMK Negeri Jenawi merupakan satu - satunya Sekolah Menengah Kejuruan pertama di Provinsi Jawa Tengah yang mempunyai Sanggar pamujan sendiri sebagai sarana ibadah dan media pembelajaran bagi siswa - siswi yang beragama Hindu. Dibangun melalui swadaya warga Hindu di wilayah sekitar SMKN Jenawi dan para pendonatur. Dikesempatan itu juga ada penyerahan bangunan Sanggar Pamujan dari Supardi, perwakilan warga Hindu Kecamatan Jenawi kepada pihak sekolah yang diwakili Kepala SMKN Jenawi. Dalam laporannya, ketua panitia pembangunan, Jari Purwanto, S.Pd.H menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur, berbagai elemen masyarakat, secara khusus kepada Umat Pura Hargo Loka Desa Balong, Kecamatan Jenawi atas partisipasi membantu pembangunan Sanggar Pamujan. Ia berharap semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa membalas karma baiknya. "Kami secara pribadi dan mewakili siswa - siswi Hindu SMKN Jenawi mengucapkan terimakasih atas segala dukungan dan bantuannya sehingga Sanggar Pamujan Puri Saraswati dapat terwujud. Semoga kebaikan bapak/ ibu/ saudara/ saudari mendapatkan limpahan waranugraha dari Sang Hyang Widhi Wasa. Selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan", kata Jari Kepala SMKN Jenawi, Walujo, S.Pd, M.T dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada warga Hindu Kecamatan Jenawi yang telah turut membantu dalam proses pembangunan Sanggar Pamujan. Walujo mengucapkan permohonan maaf kepada umat Hindu yang hadir dalam kegiatan itu, karena pihak sekolah tidak dapat membantu banyak dalam proses pembangunan Sanggar tersebut. “Terimakasih yang sebesar-besarnya bapak-ibu umat Hindu yang telah membantu proses pembangunan Sanggar Pamujan, semoga dengan adanya Sanggar Pamujan ini siswa/siswi Hindu dapat melaksanakan ibadah dan pembelajaran dengan nyaman”, ujar Walujo. Selain peresmian juga dilaksanakan ritual upacara melaspas yang dipimpin oleh Jro Mangku Jito diikuti warga Hindu Kecamatan Jenawi. Upacara melaspas merupakan rangkaian upacara pembersihan dan penyucian bangunan yang baru selesai dibangun agar dapat digunakan atau ditempati. Ritual atau upacara melaspas dilakukan dengan tujuan agar terciptanya ketenangan dan kedamaian agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.