Isi Berita / Informasi
Pada hari Senin, tanggal 15 Juni 2026, telah dilaksanakan kegiatan pemantauan atau monitoring terhadap siswa yang sedang menjalani Praktek Kerja Industri (Prakerin) di Bengkel Mobil Wawan. Bengkel tersebut beralamat di daerah Seloromo, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, dan menjadi salah satu mitra kerja sama yang dipilih SMKN Jenawi untuk menunjang proses pembelajaran di dunia kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan Prakerin berjalan sesuai dengan standar kurikulum, memantau kedisiplinan siswa, serta menjalin komunikasi yang baik antara pihak sekolah dengan pengelola bengkel.
Terdapat dua orang siswa dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan dan Otomotif (TKRO) SMKN Jenawi yang menempuh masa Prakerin di tempat tersebut. Mereka melaksanakan program ini selama satu semester penuh agar dapat memperoleh pengalaman langsung yang mendalam terkait perawatan, perbaikan, dan penanganan berbagai masalah pada kendaraan bermotor. Selama masa bimbingan, siswa didampingi oleh tenaga ahli dari bengkel sehingga mereka tidak hanya memahami teori yang didapat di kelas, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam situasi pekerjaan yang sesungguhnya.
Hasil dari kegiatan monitoring ini menunjukkan bahwa kedua siswa terlihat aktif, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja serta tugas yang diberikan oleh pembimbing di bengkel. Pengelola Bengkel Mobil Wawan juga memberikan tanggapan positif mengenai sikap dan kemampuan dasar yang dimiliki siswa. Dengan demikian, program Prakerin ini diharapkan dapat membekali siswa dengan keterampilan praktis dan etos kerja yang baik, sehingga mereka lebih siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di masa mendatang.
Terdapat dua orang siswa dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan dan Otomotif (TKRO) SMKN Jenawi yang menempuh masa Prakerin di tempat tersebut. Mereka melaksanakan program ini selama satu semester penuh agar dapat memperoleh pengalaman langsung yang mendalam terkait perawatan, perbaikan, dan penanganan berbagai masalah pada kendaraan bermotor. Selama masa bimbingan, siswa didampingi oleh tenaga ahli dari bengkel sehingga mereka tidak hanya memahami teori yang didapat di kelas, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam situasi pekerjaan yang sesungguhnya.
Hasil dari kegiatan monitoring ini menunjukkan bahwa kedua siswa terlihat aktif, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja serta tugas yang diberikan oleh pembimbing di bengkel. Pengelola Bengkel Mobil Wawan juga memberikan tanggapan positif mengenai sikap dan kemampuan dasar yang dimiliki siswa. Dengan demikian, program Prakerin ini diharapkan dapat membekali siswa dengan keterampilan praktis dan etos kerja yang baik, sehingga mereka lebih siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di masa mendatang.